3 Cara Manual Mengecek Kerusakan Koil Motor Tanpa Perlu ke Bengkel

Koil Motor Apakah Anda rutin memakai motor untuk beraktivitas? Ketika menjadikan sepeda motor sebagai kendaraan sehari-hari maka perlu sekali menambah keahlian dalam bidang mekanik. Pahami betul kerusakan yang mungkin dialami oleh motor kesayangan supaya tidak terlambat dalam memberikan pertolongan atau perbaikan. Minimal Anda memahami gejala terjadinya kerusakan meskipun kalau ditanya tidak paham yang rusak di bagian apa. Setidaknya bisa mengenalinya dan mencoba dikonsultasikan dengan mekanik handal langganan.

Kalau Anda pernah mengalami situasi mesin motor sulit untuk dihidupkan maka bisa disimpulkan ada kerusakan di sistem pengapian. Sistem pengapian untuk motor rakitan terbaru sudah memakai sistem CDI atau capasitive discharge ignition. Sistem CDI ini merupakan sistem pengapian pengganti sistem pendahulunya yang lebih konvensional, yakni sistem platina. Pada CDI akan dijumpai beberapa komponen mulai dari aki, busi, spul, buser, dan juga koil yang perlu dicek secara berkala.

Kerusakan pada sistem pengapian ini ternyata sering menyerang komponen koil, sehingga menjadi komponen yang paling sering diganti. Tidak perlu menyalahkan sifat Anda dalam mengendarai motor kesayangan sampai-sampai koil ini mudah rusak. Sebab sejak dulu sampai sekarang memang demikian, sehingga memakai koil paling bagus sekalipun dijamin akan rutin melakukan penggantian. Mengganti dengan yang baru idealnya ke bengkel resmi, sehingga tidak perlu pusing mencari toko sparepart apalagi toko online untuk mendapatkannya.

Cara Manual Mengecek Kerusakan Pada Koil

Untuk mengetahui rusak tidaknya koil motor tersebut maka pengecekan dilakukan dengan alat multitester ataupun ignition tester. Kalau tidak bisa menggunakannya maka berikut beberapa cara manual yang bisa diterapkan:

  • Adanya kerusakan pada kumparan,

Koil pada sistem pengapian mesin motor memiliki dua jenis kumparan yang fungsinya meningkatkan daya listrik yang dihasilkan oleh aki. Bentuk kumparan ini bisa diamati dengan mata telanjang, maka jangan ragu melihat bentuk koil secara normal di internet sebagai perbandingan. Sebab ketika salah satu kumparan mengalami perubahan bentuk maka menjadi teguran bagi pemilik motor untuk membeli koil baru.

  • Mesin motor mudah panas,

Mendapati mesin motor yang sering panas dan jauh lebih panas dari biasanya padahal dipakai untuk menempuh jarak yang sama. Maka usahakan untuk mengecek komponen koil pada sistem pengapian di dalam mesinnya. Sebab bisa jadi terjadi kerusakan dan butuh untuk diganti segera, karena kalau dibiarkan maka mesin motor bisa berhenti secara tiba-tiba. Mengingat mesin yang terlalu panas membuatnya bisa mati tiba-tiba sehingga terjadilah motor mogok.

  • Mengecek percikan api pada busi,

Busi tentu komponen sistem pengapian yang paling mudah diamati karena Anda dijamin sering melepas dan memasangnya. Kecuali bagi pengendara perempuan yang biasanya lebih awam soal mesin sehingga menyerahkan sepenuhnya pada mekanik. Meskipun busi sudah lepas dari komponen pengapian lain namun masih bisa menyalakan percikan api. Kalau koil dalam keadaan normal maka percikan api ini akan berwarna kebiruan, sehingga bisa dicek sendiri tanpa ke bengkel.

Mengetahui bahwa koil pada sepeda motor memang rawan kerusakan maka penting untuk memberikan service rutin. Sebab selama service biasanya mekanik akan melakukan pengecekan secara menyeluruh sehingga sistem pengapian pun tidak akan terlewatkan. Mekanik berpengalaman biasanya paham komponen mana yang lekas rusak, jadi tidak akan membuat motor Anda tiba-tiba mogok di tengah jalan. Sebab koil motor yang aus segera diganti dan tidak pernah sampai dalam kondisi dipaksakan.

(Visited 24 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *